Sabtu, 13 September 2025

Otakmu Bukan Panci Gorengan: Panduan Santai Menghindari Makanan Perusak Pikiran

Pernahkah kamu merasa kepalamu penuh kabut, padahal belum masuk musim hujan? Itu bukan karena cuaca, tapi mungkin karena otakmu sedang sibuk demo menolak menu favoritmu. Ya, ternyata beberapa makanan dan minuman yang kita kira “sahabat karib” sehari-hari, diam-diam jadi toxic relationship buat otak.

Mari kita lihat daftar tersangkanya. Spoiler: banyak yang ada di dapur kita sekarang juga.

1. Bacon

Kita suka bilang, “Segalanya lebih enak dengan bacon.” Betul, tapi ternyata segalanya juga jadi lebih berkabut di kepala. Nitrit di bacon bikin otakmu seperti radio rusak—cuma dapat siaran “kresek-kresek.”

2. Minyak goreng bekas pakai

Kalau kamu pikir minyak goreng yang dipakai tiga kali masih aman, bayangkan otakmu ikut jadi gorengan. Bedanya, kalau bakwan bisa renyah, otakmu justru jadi lembek.

3. Makanan ultra-olahan

Snack kemasan ibarat mantan toxic: manis di awal, bikin mood naik-turun kayak roller coaster, lalu ujung-ujungnya bikin nyesel.

4. Ikan tinggi merkuri

Kalau otakmu studio musik, ikan ini adalah tetangga berisik yang suka karaokean tiap malam. Bikin sinyal otakmu penuh gangguan statis.

5. Lemak trans

Katanya bikin makanan awet. Betul, tapi otakmu jadi loading lebih lama daripada Wi-Fi di kos-kosan.

6. Sereal manis

Sarapan pakai kue manis? Selamat, otakmu ikut main drama: semangat di jam 8 pagi, tumbang jam 10, lalu ngambek sampai siang.

7. Mie instan dan camilan asin

Mie instan memang penyelamat tanggal tua. Sayangnya, ia juga maling halus: mencuri hidrasi tubuh dan menyumbat jalur oksigen ke otak.

8. Makanan gosong

Ada yang suka sate “super well done”? Hati-hati, otakmu lebih suka slow cooking. Kalau sering gosong, bukan sate saja yang hangus, tapi juga fokusmu.

9. Pemanis buatan

Otakmu itu kayak anak kecil: gampang bingung. Begitu diberi pemanis buatan, dia bingung, “Ini manis beneran atau prank?” Akhirnya malah minta tambah gula.

Minuman Tersangka

  • Minuman energi: bikin kamu seperti superman sejam, lalu jadi kentang tiga jam berikutnya.
  • Alkohol: cocok buat hapus memori, sayangnya bukan memori mantan, tapi memori pelajaran kuliah.
  • Soda: isinya gula plus janji manis palsu.
  • Kopi fancy berkrim: bukan kopi, tapi dessert yang nyamar jadi kopi.

Solusi ala Santai

Jangan panik. Nggak perlu langsung pindah diet ke planet lain. Cukup:

  • Pilih makanan asli, bukan yang punya nama belakang “instan.”
  • Masak pakai minyak segar, bukan minyak yang sudah dipakai sampai warnanya setara oli motor.
  • Minum air putih, kopi hitam, atau teh polos.
  • Anggap makanan olahan itu side character, bukan pemeran utama.

Penutup

Ingat, otakmu bukan mesin diesel yang tahan segala macam bahan bakar. Ia lebih mirip kucing anggora: sensitif, manja, dan butuh perhatian. Jadi kalau masih mau ingat password Wi-Fi besok pagi, jangan terus-terusan traktir otakmu dengan junk food.

abah-arul.blogspot.com., September 2025

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.