Ternyata Kita Ini Sinyal, Bukan Sekadar Daging
Selamat. Itu bukan drama lebay. Itu sistem saraf Anda sedang update status.
⚙️ Sistem Saraf Kita: Rumah dengan Tiga Lantai
Menurut Teori Polivagal, di dalam diri kita ada semacam rumah bertingkat. Masalahnya, kita sering pindah lantai tanpa sadar.
🛋️ Lantai 1: Ruang Tamu Hangat (Ventral Vagal)
Ini mode ideal. Di sini kita:
-
Bisa ngobrol tanpa defensif
-
Bisa kreatif tanpa drama
-
Bisa santai tanpa overthinking
Ini kondisi “hidup terasa masuk akal”. Biasanya aktif kalau kita merasa aman dan diterima.
Orang yang bikin kita betah? Mereka ini dekorasi ruangan versi manusia.
🚨 Lantai 2: Ruang Alarm (Simpatik)
Tanda-tandanya:
-
Jantung ngebut
-
Pikiran curiga
-
Nada bicara naik setengah oktaf
🧊 Lantai 3: Ruang Bawah Tanah (Dorsal Vagal)
Mode ini bikin:
-
Lelah tak jelas
-
Mati rasa
-
Pengin rebahan eksistensial
Ini bukan malas. Ini sistem saraf yang menyerah karena merasa dunia terlalu banyak.
📡 Neuroception: Radar Batin yang Lebih Cepat dari Logika
“Orang ini aman nggak ya?”“Situasi ini bahaya nggak ya?”
Makanya kita bisa:
-
Merasa nyaman sama seseorang padahal baru kenal
-
Atau langsung tegang padahal orangnya belum ngomong apa-apa
🔄 KoregulasI: Sistem Saraf Itu Saling Nular
Itulah kenapa:
-
Ngobrol dengan orang yang suportif bisa bikin badan enteng
-
Hidup dengan orang yang hobi mengkritik bisa bikin badan siaga terus
🧠Neuroplastisitas: Otak Itu Tukang Renovasi
Otak kita bisa direnovasi lewat pengalaman berulang.
💡 Aplikasi Nyata: Mengelola “Ekosistem Saraf”
Ini bukan teori doang. Ini bisa dipraktikkan.
1️⃣ Kurasi Pergaulan (Versi Biologis, Bukan Elitis)
Perhatikan setelah ketemu seseorang:
-
Badan lebih ringan? ✅
-
Atau malah tegang seharian? ❌
Itu bukan drama. Itu data fisiologis.
2️⃣ Punya “Manusia Pelabuhan Aman”
Satu orang yang:
-
Suaranya bikin tenang
-
Kehadirannya bikin napas dalam
3️⃣ Belajar Menenangkan Diri Sendiri
Karena ya… manusia pelabuhan aman kadang juga lagi sibuk.
Beberapa trik sederhana:
-
Napas pelan, buang lebih panjang
-
Jalan santai tanpa sambil debat di kepala
-
Denger suara alam (bukan notifikasi)
Kesimpulan: Kita Ini Jaringan, Bukan Unit Tunggal
-
Detak jantung lebih stabil
-
Napas lebih teratur
-
Otak lebih waras menilai dunia
“Di sekitar siapa sistem saraf saya bisa pulang ke rumah?”
Dan hidup terasa jauh lebih ringan ketika kita terhubung ke jaringan yang namanya: rasa aman bersama.
abah-arul.blogspot.com., Februari 2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.